Ramadan Connect: Menghubungkan Railfans dan Logistik Perkeretaapian
Pada Jumat (27/02) KAI Logistik menggelar kegiatan silaturahmi dan diskusi bersama komunitas railfans yang bertempat di Ciasem 12 Cikini. Kegiatan tersebut terlaksana sebagai upaya mempererat hubungan dengan para penggemar kereta api yang selama ini turut berkontribusi dalam perkembangan dunia perkeretaapian.
Kegiatan dihadiri oleh VP of Corporate Secretary, Manager of Public Relation, Manager of Operation Courier, Specialist of Marketing and Sales Courier 1, serta Tim Wilayah Barat.
Pada kesempatan tersebut, VP of Corporate Secretary menyampaikan apresiasi atas kontribusi komunitas railfans dalam mendukung perkembangan perkeretaapian melalui dokumentasi, diskusi, dan penyebaran informasi kepada publik. Beliau juga menyampaikan bahwa beberapa anggota komunitas telah memanfaatkan layanan KAI Logistik, mulai dari pengiriman sepeda motor hingga produk usaha.
Kegiatan diikuti oleh 27 peserta eksternal yang berasal dari tujuh komunitas railfans, diantaranya Forum Railfans Area 1 Jakarta, GM-MarKA (Gerakan Muda Penggemar Kereta Api), IRPS Jakarta, Jejak RailFans, Komunitas Edan Sepur Indonesia Wilayah 1 Jakarta, Komunitas Railfans Karawang (KRK), serta Train Photograph.
Pada kesempatan tersebut, Manager of Public Relation juga memaparkan materi mengenai peran komunitas railfans dalam ekosistem perkeretaapian, pengenalan layanan KAI Logistik, serta kampanye “Kirim Dulu, Mudik Tenang” sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat menjelang periode mudik.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, pengalaman, serta masukan terkait pengembangan layanan logistik berbasis rel.
Melalui kegiatan ini, KAI Logistik berharap hubungan baik dengan komunitas railfans dapat semakin erat dan kolaboratif. Perusahaan juga membuka ruang diskusi untuk menerima berbagai masukan dari komunitas guna memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan layanan logistik berbasis rel yang andal dan berkelanjutan.
