Kunjungan Kerja Direksi di Wilayah Sumatra, Tinjau Progres Proyek Strategis TBB Kramasan

OLEH : Public Relation TANGGAL : 22/05/2026 Berita DILIHAT : 598

Direksi KAI Logistik yang diwakili oleh Direktur Utama KAI Logistik mendampingi kunjungan kerja jajaran Direksi PT KAI (Persero) dalam agenda peninjauan progres pekerjaan proyek strategis Terminal Bongkar Batu Bara (TBB) Kramasan Ex Zikon di Palembang pada Selasa (19/5). Kunjungan dihadiri oleh jajaran Direksi PT KAI (Persero) yakni Direktur Utama, Direktur Bisnis Dan Pengembangan Usaha, Direktur Operasi , Direktur Pengelola Sarana Prasarana, Direktur Keselamatan dan Keamanan, EVP of Corporate Secretary KAI, dan EVP of Coal Business KAI, EVP Divre III Palembang beserta jajaran. Turut dihadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komite KSO TBB Kramasan, Tim PMO Kramasan, serta perwakilan PT SLS yaitu Jovan selaku Engineering Manager dan Heru Waspada selaku Team Leader Manajemen Konstruksi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan proyek investasi strategis guna mendukung peningkatan layanan angkutan batu bara di wilayah Divre III Palembang.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Utama KAI Logistik mendampingi Direktur Utama PT KAI (Persero) beserta jajaran meninjau langsung progres dan perkembangan investasi pekerjaan proyek TBB Kramasan Ex Zikon yang meliputi pembangunan workshop, stockpile, dan jetty. Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area TULS 2 dan TULS 1 untuk melihat kesiapan operasional serta perkembangan infrastruktur pendukung lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama KAI Logistik memaparkan perkembangan progres pekerjaan proyek TBB Kramasan Ex Zikon beserta sejumlah tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan proyek. Direktur Utama PT KAI (Persero) menyoroti progres pekerjaan dan memberikan arahan agar dilakukan identifikasi percepatan pekerjaan sehingga target Commercial Operation Date (COD) dapat tercapai sesuai rencana.

Sebagai tindak lanjut, Direktur Utama PT KAI (Persero) akan mengagendakan pembahasan lanjutan bersama pihak CRCC dan Konsultan MK pada pekan depan. Pada kesempatan yang sama, pihak CRCC diminta untuk menyampaikan pemaparan terkait rencana penyelesaian pekerjaan sebagai bentuk percepatan proyek.

Melalui peninjauan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat penyelesaian proyek sehingga keberadaan TBB Kramasan dapat segera mendukung optimalisasi distribusi batu bara berbasis kereta api di wilayah Sumatra Selatan.